SPORT NUTRITION UNTUK KOMPETISI OLAHRAGA TINGKAT TINGGI DARI MIKROALGA

Mei 24th, 2011

Market and product differentiation untuk sports nutrition product atau produk-produk nutrisi olahraga makin memperlihatkan pemenuhan yang tajam ke arah perubahan atau dinamika perilaku profesional dari para atlet dunia. Karakteristik produk nutrisi olahraga pertama adalah suplemen yang digunakan untuk meningkatkan kekuatan (strength) dan unsur pembangun tubuh (body-building). Substansi produk ini adalah berupa asam amino dan campuran protein yang digunakan oleh para atlet yang membutuhkan kekuatan yang besar, seperti pemain sepak bola.

Kedua adalah produk pembakar lemak atau peramping tubuh. Produk ini kebanyakan suplemen yang dapat membantu mengubah lemak menjadi energi, seperti L-karnitin dan kromium. Produk-produk ini agak tumpang tindih dengan produk penurunan berat badan, tetapi dipasarkan langsung kepada atlet yang dimaksudkan untuk meningkatkan performansi olahraga dan membangun massa otot tanpa penambahan lemak. Karakteristik produk ketiga adalah minuman berenergi. Komposisi utama minuman ini adalah bahan-bahan yang mengandung kafein, ginseng dan gula sederhana seperti glukosa dan fruktosa. Bahan-bahan ini sering dicampur dengan bahan lain seperti kreatin monohidrat, fosfat, dan vitamin B2. Banyak pula dikembangkan produk minuman kesehatan yang dirancang untuk kondisi biasa dan saat santai. Produk ini di fokuskan untuk style atau public figure dari sang atlet dan umumnya memiliki konsentrasi bahan aktif yang rendah, mengandung vitamin esensial, mineral dan bahan alami tambahan.

Read the rest of this entry »


TEKNOLOGI SILUMAN MILITER (STEALTH)-ANTI RADAR DENGAN FILM CHITOSAN

April 24th, 2011

Perkembangan teknologi perang telah ditunjukkan sejak tahun 1914, berupa inovasi senapan mesin, pistol, gas beracun, dan granat, walaupun tergolong masih sangat sederhana. Teknologi militer dinyatakan modern, mulai berkembang sejak Perang Dunia II, dimana muncul berbagai peralatan baru seperti rudal, radar, bazooka, komunikasi radio, penggunaan tank, dan pesawat perang.

Keberhasilan suatu negara untuk memenangkan perang di masa depan tidak lagi semata-mata ditentukan oleh kuantitas personil angkatan bersenjata dan instrumen militer yang dimilikinya,  tetapi juga oleh kemampuan negara tersebut untuk mengadopsi perkembangan teknologi militer modern. Perang masa depan akan melibatkan jenis-jenis persenjataan baru yang memanfaatkan perkembangan teknologi paling mutakhir. Penggunaan teknologi pengindraan mutakhir dalam pertempuran akan membuat perang di masa depan cenderung bersifat continuous battle, yang tidak lagi dibatasi oleh kendala-kendala strategis yang dimunculkan oleh faktor lingkungan fisik.

Read the rest of this entry »


MILITER MODERN DENGAN KERAMIK TULANG IKAN

Maret 9th, 2011

Tentara masa depan (future army) digambarkan sebagai tentara dengan seragam dan peralatan perang canggih. Standar yang digunakan antara lain memiliki kerangka mesin cerdas, baju pelindung super dengan nanoteknologi, menggunakan teknologi stealth/predator effect, helm berteknologi layar advanced-HUD (heads up display), dan perlengkapan penunjang lain yang juga canggih, seperti kantung air minum yang bisa dimodifikasi, alat mekanik dengan nanoteknologi yang bisa melakukan pijatan-pijatan akupunktur dan kantung tidur lengkap dengan penghangat dan memiliki aroma terapi.

Saat ini terdapat 10 besar inovasi teknologi militer yang telah dikembangkan, yaitu meliputi teknologi bau dan suara (smells and sounds), yaitu bom pembau untuk mengantisipasi kerusuhan yang akan berfungsi sebagai pengganti selang air bertekanan tinggi, proyektil karet dan gas airmata. Selain itu terdapat teknologi berupa suplemen metabolik untuk persedian pangan darurat, nanotechnologi, dragon skin armor, yaitu lapisan kain baju besi balistik berbasis ringan yang dikombinasikan dengan kekuatan tinggi komposit keramik lapis baja, metamaterial cloaking camouflage, pesawat tak berawak (unmanned drones), teknologi gelombang mikro (anti radar), senjata OICW, metal storm stacked munitions, exoskeleton HULC suit/Robocop.

Read the rest of this entry »


LISTRIK PENDEGRADASI BAHAN ORGANIK PADA TAMBAK UDANG

Februari 4th, 2011

Peningkatan produksi udang dan perkembangan perdagangan udang dunia selalu diiringi berbagai isu dan permasalahan besar. Pencemaran tambak akibat sisa pakan, treatment kimia dan antibiotik, dan perkembangan penyakit, merupakan contoh kasus yang sering muncul. Budidaya udang juga disinyalir menimbulkan hilangannya keanekaragaman hayati perairan, menurunnya kualitas tanah, pemanasan global, pencemaran air, serta polusi lingkungan.

Sumber protein  pada tambak berasal dari pakan adalah sebesar 90%, dimana 22% dikonversi menjadi biomassa udang, 7% dimanfaatkan mikroorganisme, 14% terakumulasi pada sedimen dan 57% tersuspensi di air tambak. Produksi amonia dari ekskresi dan pembusukan kotoran udang serta sisa pakan berkisar 4,5% – 5,5% dari biomasa udang yang diproduksi. Read the rest of this entry »


LISTRIK DARI SEDIMEN LAUT TELUK JAKARTA

Januari 1st, 2011

Microbial fuel cell (MFC) dikenal sebagai teknologi yang dapat menghasilkan energi listrik melalui proses degradasi bahan organik oleh mikroorganisme melalui reaksi katalitik atau melalui mekanisme sistem bioelektrokimia dari mikroorganisme. Berbagai mikroorganisme berperan dalam MFC, mulai dari yang bersifat aerob, anaerob fakultatif maupun anaerob obligat. MFC mempunyai berbagai kelebihan dibandingkan dengan teknologi yang menghasilkan energi dari sumber biomasa lainnya, diantaranya memiliki tingkat efisiensi yang tinggi, kondisi operasi yang lunak, tidak dibutuhkannya energi input, dan dapat diaplikasikan pada berbagai tempat yang memiliki infrastruktur listrik yang kurang. Kajian pada bidang perikanan, MFC telah dikembangkan sebagai teknologi dalam pengolahan limbah hasil perikanan dan mengurangi tingkat pencemaran lingkungan perairan. Read the rest of this entry »


KEBUTUHAN PENGEMBANGAN INDUSTRI GLUKOSAMIN HIDROKLORIDA

Desember 25th, 2010

Osteoarthritis (OA) merupakan penyakit sendi yang telah dimasukkan dalam empat kondisi penyakit otot dan tulang yang dapat membebani hidup seseorang dan diprediksi akan menjadi penyebab utama distabilitas masyarakat dunia pada tahun 2020 (WHO 2007). Tantangan ini makin besar, terlebih dengan makin meningkatnya populasi lanjut usia seiring dengan majunya perekonomian dunia.

Diet suplemen glukosamin dan kondroitin sulfat telah dianjurkan sebagai pilihan yang aman dan efektif. Food and Drug Administration (2004) menggolongkan glukosamin sebagai suplemen yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit persendian, bahkan glukosamin telah terbukti dapat menstimulasi produksi tulang rawan dan menghambat kerja enzim yang dapat menghancurkan tulang rawan, selain membantu menghambat perubahan metabolisme tulang pada penderita osteoarthritis. Kebutuhan ini menurut laporan Global Industry Analysts (2011) akan mencapai US$ 9 billon pada tahun 2017. Read the rest of this entry »


ARAH BARU INDUSTRI ASAM LEMAK OMEGA-3

Desember 15th, 2010

Peran penting asam lemak tidak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acid-PUFA) omega-3 dalam peningkatan gizi dan pencegahan penyakit manusia telah diketahui sejak tahun 1930. Belum banyak aktivitas yang telah dilakukan dalam pengembangan produk ini. Versi terakhir penelitian terhadap peningkatan produk asam lemak omega-3 adalah esterifikasi eicosapentaenoic acid (EPA) atau kombinasi ester eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA), bahkan analisis industri dan pasar dunia tahun 2011 melaporkan bahwa potensi pasar asam lemak omega-3 di Amerika Serikat masih dalam bentuk resep medis, sedangkan di Eropa sudah dalam bentuk dietary supplement.

Read the rest of this entry »


PENGEMBANGAN INDUSTRI ENZIM IKAN TUNA DENGAN TEKNOLOGI MEMBRAN

November 30th, 2010

Tuna merupakan ikan ekonomis penting penghasil devisa terbesar pada banyak negara. Perdagangan internasional mencatat berbagai bentuk produk perikanan tuna, diantaranya bahan baku industri pengalengan (tuna segar, tuna beku, dan frozen precooked loin), tuna segar (japanese sashimi, tuna segar/chilled, tuna loin/steak, dan tuna beku), serta tuna kaleng (solid pack, chunks, flakes, dan grated). Melihat pangsa pasar pemanfaatan tuna tersebut cenderung belum optimal dan sebagian besar merupakan bahan terbuang. Kajian  Stone (2007) menunjukkan bahwa bagian terbuang dari pengolahan tuna meliputi kepala 17,9%, kulit dan jeroan13%, serta usus 6,2%, sedangkan hati dan telur dapat mencapai 10% dari berat tubuh yang ada. Read the rest of this entry »


PEREKAT KARTON DARI CHITOSAN

Oktober 30th, 2010

Produksi karton di Indonesia cenderung mengalami peningkatan yang cukup signifikan, dengan kenaikan rata-rata 7,04 juta ton pertahun. Peningkatan produksi ini menimbulkan masalah dalam pengadaan bahan baku terutama kayu atau sumber serat lignoselulosa lainnya, seperti limbah hasil pertanian (merang, jerami, ampas tebu), tandan kosong kelapa sawit, bambu, dan eceng gondok. Alternatif lain yang coba dikembangkan adalah pemanfaatan kertas koran bekas. Penggunaan sumber bahan baku ini juga telah disinyalir  mampu menghemat biaya produksi sekitar 14 % dibandingkan dengan menggunakan kayu murni.

Read the rest of this entry »


KERTAS PENYERAP GARAM PADA IKAN ASIN

September 30th, 2010

Ikan asin merupakan salah satu produk perikanan tradisional khas Indonesia (indigenous fish tradisional product), yang paling banyak digemari masyarakat. Sebagai salah satu sumberdaya gizi, ikan asin memiliki kandungan protein yang cukup tinggi yaitu sebesar 40%. Akan tetapi, rasa asin yang terlalu tinggi pada daging ikan asin  (kadar garam 30%) dapat menyebabkan produk ikan asing menjadi tidak disukai oleh masyarakat dan dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan. Selain itu, tingkat keasinan yang tinggi pada ikan asin dapat juga meningkatkan konsumsi karbohidrat (berupa nasi) menjadi berlebihan, yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan asupan gizi pada pola makan serta mengakibatkan rendahnya “intake protein”.

Read the rest of this entry »